alhamdulillah,saat ini aku sedang menapaki karir pertamaku yaitu menjadi seorang guru tk di tkit alwasilah musaddadiyah,garut. profesiku ini sangat menyenangkan.tiap hari bertemu dengan anak-anak yang lucu dengan berbagai karakternya,selalu bernyanyi, penuh canda tawa,dan selalu ceroa.aku jadi teringat sebiah film seri dari jepang,misaki number one.walaupun ceritanya tidak sama persis dengan yang kualami,namun film ini sangat menginspirasiku.pahamilah tiap anak sepaham-pahamnya,cintai setulus tulusnya.understanding and listening.
awal-awal aku masuk tk,aku selalu menebak-nebak dalam hati,apa yang akan yang akan terjadi hari ini di kelasku.kombinasi unik apa yang akan diciptakanme para muridku.apakah suasananya akan lebih banyak haru,atau seru.dan seiring waktu,my best tutor,bunda yeni memberlakukan sistem disiplin sehingga kelas lebih mudah dikendalikan tanpa meninggalkan cheerful,having fun,and lovely.
lanak-anakku,bunda ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya karena kalianlah bunda bisa belajar menjadi seorang bundaguru yang lebih baik.i love u full as always
Hari2 bersama anak2 memang sungguh menyenangkan, wajah imut nan menggemaskan, tatapan mata biji buah leci, serta teriakan2 manja mereka yang saling berlomba minta diperhatikan. Tidak semua orang bisa menikmati kebahagiaan tersebut, bahkan mungkin tidak semua orang pula yang menyadari adanya kebahagiaan tersebut. Anda sungguh termasuk orang yang sangat beruntung..
BalasHapusorang tua dan guru tak ubahnya seperti sepasang kaki, yang dapat mengantarkan sang putri kepada cita2 tertinggi. sayangnya, jarang sekali orangtua yang mengerti, dan komunikasi dengan guru pun dibatasi. akibatnya pendidikan berjalan pincang, tak selaras antara rumah dan sekolah.
BalasHapusorang tua lebih mengandalkan sekolah dalam hal pendidikan, pokoknya sekolah = pintar, sesederhana itu. padahal kepintaran tak melulu diukur dengan ujian. kecerdasan tak hanya terukur dengan logika dan matematika.